Paviliun di Amanjiwo

Tersusun dalam bentuk dua bulan sabit, Paviliun Amanjiwo terinspirasi dari arsitektur Borobudur, dengan platform teraso yang lebih tinggi dan teras taman yang menyatu dengan area huni terbuka. Pemandangannya membentang dari sawah terasering, Bukit Menoreh, hingga Borobudur yang tampak di kejauhan. Beberapa unit memiliki kolam renang pribadi. 

Semua kamar termasuk

  • Antar jemput dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
  • Sarapan harian
  • Teh sore tradisional setiap hari
  • Yoga pagi setiap dua hari sekali.
  • Minuman non-alkohol dan camilan di kamar
  • Antar jemput terjadwal di sekitar area Borobudur (diperlukan pemesanan lebih awal)
  • Pemaparan budaya terjadwal bersama antropolog Amanjiwo